SPIRITUALKAN KERJA MMM
Pengantar dulu dikit ya...?!
Untuk mempermudah menata perspektif berfikir kita, saya akan ilustrasikan beberapa contoh praktisnya.
Begini.....
Pada saat anak-anak kita ditanya:
"Makan agar apa?" "Agar kenyang" jawabnya.
Mandi untuk apa? Untuk bersih.
Belajar agar apa? Agar pandai.
Kuliah untuk apa? Untuk kerja.
Bisnis untuk apa? Untuk nyari uang.
Sedekah agar apa? Agar profesi lancar.
Dan seterusnya.....
Begitulah yang terjadi dari generasi ke generasi, hingga kini.
Apakah itu salah? Benar kok. Benar sepanjang perspektif hukum sebab akibat.
Tapi salah, jika tinjauannya pada perspektif TUJUAN aktifitas manusia.
Kok salah? Iyya. Karena tujuan manusia adalah menyempurnakan diri, dengan mendekati sumbernya. Sumber Kesempurnaan. Tuhan.
Sayangnya, kita lebih dilingkupi oleh pendidikan ke arah ORIENTASI HASIL (orientasi kepada akibat), maka yang tersosialisasi, tujuannya bukan Tuhan, tapi malah akibat yang dituju. Lawong akibat itu pasti ngikut kok malah dituju. Gimana coba....?!!!
Dalam bahasa religi, dialog diatas mestinya begini:
Makan agar apa? Agar dekat Tuhan, Bismillah... (kenyang pasti ikut).
Mandi untuk apa? Untuk mendekat Tuhan, Bismillah... (bersih pasti ikut).
Belajar agar apa? Agar dekat Tuhan, Bismillah... (pandai pasti ikut).
Kuliah untuk apa? Untuk taqorrub illalloh, Bismillah... (kerjaan pasti ikut).
Bisnis untuk apa? Untuk melaksanakan perintah Tuhan, Bismillah... (uang pasti ikut).
Sedekah agar apa? Mentaati Tuhan, Bismillah... (profesi lancar pasti ikut).
Dan seterusnya.....
Begitulah semestinya sebagai manusia yang beragama.
Jadi dimana titik beda antara manusia beragama dengan manusia sekuler...?
Jadi dimana titik beda antara aktifitas duniawi dengan aktifitas ukhrowi...?
Jadi dimana titik beda antara aktifitas material dengan aktifitas spiritual...?
Titik bedanya ada pada TUJUAN & NIAT !!!
Tujuan & Niatlah yang bisa merubah segala yang material menjadi spiritual.
Apakah Anda punya hobbi berbenah diri? Introspeksi? Reformasi? Hijrah?
Hehe... Kok masalahnya jadi serius yah... kalem, kalem.... nyantai lagi....
Pengantarnya cukup, kita kembali ke topik.
BAGAIMANA MENSPIRITUALKAN KERJA MMM?
Langkah-langkah yang kulakukan, agar seluruh aktifitasku di MMM menjadikan bernilai spiritual:
1. Mencari ilmu yang bermanfaat adalah Perintah Tuhan.
Saya pelajari dengan seksama Sistem MMM ini. Saya pertanyakan kenapa bisa begini & kenapa bisa begitu, berdasarkan argumentasi, bukan sekedar ikut berita ataupun promosi. Mendata dengan cermat, menganalisa dengan teliti, dan menyimpilkan dengan hati-hati... hingga kemudian sampai kepada sebuah keyakinanku bahwa MMM ini benar, bisa memanfaati saya, dan manfaat bagi masyarakat luas, bahkan, dalam prediksi saya, MMM akan bisa menghambat laju inflasi, mengatasi hutang masyarakat, dan menenggelamkan sistem bunga bank.
(Sebagiannya telah saya sharingkan melalui blog ini).
2. Mengambil sebab yang benar adalah perintah Tuhan.
Kemudian saya cari bentuk hubungan sebab-akibat dalam sistem itu, yang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar